TMMD Sengkuyung Tahap IV Resmi Dibuka, Kodim 0712/Tegal Bangun Jalan Sepanjang 742 Meter di Desa Kemantran
TEGAL – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap
IV Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Lapangan Desa Kemantran, Kecamatan
Kramat, Kabupaten Tegal, Selasa (13/10/2026). Program ini menjadi wujud nyata
sinergi TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan
desa serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Bupati Tegal, H.
Ischak Maulana Rohman, S.H., M.M., selaku Inspektur Upacara, dan diikuti
ratusan peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi
masyarakat, pelajar, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Turut hadir Dandim 0712/Tegal Letkol Inf Rachmat
Ferdiantono, S.H., M.Han., beserta perwakilan Forkopimda, Forkopimcam Kramat,
instansi terkait, para kepala desa, dan elemen masyarakat lainnya.
Mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri
dari Desa,” kegiatan ini menegaskan komitmen bersama untuk menghadirkan
pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah
pedesaan.
Dalam amanatnya, Bupati Tegal menyampaikan apresiasi kepada
jajaran TNI, khususnya Kodim 0712/Tegal, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah,
perangkat daerah, Pemerintah Desa Kemantran, serta masyarakat yang telah
bersinergi mempersiapkan pelaksanaan TMMD.
Menurutnya, TMMD bukan sekadar program pembangunan
infrastruktur, tetapi juga menjadi sarana memperkuat semangat persatuan,
kepedulian sosial, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Ketika prajurit dan warga bekerja berdampingan, pekerjaan
yang berat terasa lebih ringan dan hasilnya terasa lebih berarti,” ucapnya.
Selama 30 hari, mulai 13 Oktober hingga 11 November 2026,
pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap IV di Desa Kemantran akan difokuskan pada
pembangunan infrastruktur jalan melalui pengaspalan di empat ruas dengan total
panjang 742 meter.
Sasaran fisik tersebut meliputi pembangunan jalan lapen atau
sand sheet sepanjang 153 meter dengan lebar 3 meter, jalan sand sheet sepanjang
300 meter dengan lebar 3 meter, jalan sepanjang 154 meter dengan lebar 2,5
meter, serta jalan sepanjang 135 meter dengan lebar 1,6 meter. Seluruh ruas
jalan direncanakan memiliki ketebalan 7 sentimeter.
Pembangunan jalan ini diharapkan dapat meningkatkan
aksesibilitas warga, memperlancar mobilitas masyarakat, memudahkan distribusi
hasil pertanian, serta mendukung aktivitas perekonomian dan akses terhadap
pelayanan pendidikan maupun kesehatan.
Selain sasaran fisik, TMMD juga menghadirkan berbagai
kegiatan nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan
keluarga dan pencegahan stunting, bahaya narkoba, kenakalan remaja, serta
pemberdayaan masyarakat.
Melalui semangat kemanunggalan TNI dan rakyat, masyarakat
diharapkan tidak hanya memperoleh manfaat dari pembangunan sarana dan
prasarana, tetapi juga peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan kemampuan dalam
mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.

Komentar
Posting Komentar