Babinsa Koramil 11/Pangkah Sigap Tangani Kebakaran Lahan Tebu di Penusupan


 Tegal — Kepedulian dan kesiapsiagaan Babinsa di wilayah menjadi bagian penting dalam penanganan kebakaran lahan. Hal tersebut ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 11/Pangkah, Kodim 0712/Tegal, yang bersama unsur terkait bergerak cepat menangani kebakaran lahan tebu di Desa Penusupan, Kecamatan Pangkah, Kabupaten Tegal.


Kebakaran yang terjadi pada Minggu malam (06/09) tersebut menghanguskan lahan tebu dengan luas sekitar 4 hektare. Mendapat informasi adanya kebakaran, personel Koramil 11/Pangkah langsung turun ke lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus memastikan api tidak meluas ke area permukiman maupun lahan di sekitarnya.


Sebanyak 6 personel Koramil 11/Pangkah dikerahkan. Para Babinsa bersama petugas gabungan dari Polsek Pangkah, Polres Slawi, Yon Tp 435/SGS, Damkar dan BPBD bahu-membahu melakukan pemadaman dan pengamanan di sekitar lokasi.


Dengan dukungan satu unit mobil Damkar Kabupaten Tegal, satu unit mobil BPBD, dua kendaraan patroli Polres dan Polsek, serta kendaraan roda dua Koramil, proses pemadaman dapat dilakukan secara optimal. Api berhasil dipadamkan pada pukul 21.25 WIB.


Tidak berhenti setelah api padam, Babinsa Koramil 11/Pangkah juga turut melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak muncul kembali titik api. Babinsa juga mengingatkan warga agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi lahan kering.


Danramil 11/Pangkah Kapten Czi Junata menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memberikan respons cepat ketika terjadi bencana di wilayah.


"Babinsa harus selalu siap berada di tengah masyarakat. Ketika terjadi kebakaran, kami bersama unsur terkait segera bergerak untuk membantu pemadaman dan memastikan kondisi wilayah tetap aman. Setelah api padam, pemantauan tetap dilakukan agar tidak terjadi kebakaran susulan,” ujarnya.


Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran.


Dalam kejadian tersebut, tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian materiil. Kecepatan respons dan sinergi antara Babinsa, aparat keamanan, petugas pemadam kebakaran, BPBD, serta masyarakat menjadi kunci dalam mencegah api meluas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembangunan Jembatan Aramco Garuda di Desa Sitail Tunjukkan Progres Positif

Pemasangan Jembatan Aramco Garuda Sungai Salam Terus Dikebut

Gotong Royong TNI dan Warga, Pemasangan Glagar Bawah dan Hanger Jembatan Perintis Garuda Kali Wuri Terus Dikebut